Gitar” dasar- dasar scale

Artikel ini membahas dasar-dasar scale yang merupakan pengetahuan dasar dan utama untuk memahami logika dibalik berbagai jenis scale (mayor maupun minor) mode (Dorian, Myxolidian, Aeolian, Lydian) dan chord.

Musik populer yang kita dengar sekarang baik pop, jazz, blues, rock, country, dangdut, maupun hip hop, dibentuk dari tangga nada atau scale.

Scale adalah serangkaian nada yang disusun berdasarkan jarak-jarak tertentu atau interval yang diukur dalam satuan langkah (step). Besar interval antara satu not dan lainnya adalah satu atau setengah step. Di fretboard gitar, setengah step sama dengan jarak dari satu fret ke fret disebelahnya. Di piano setengah step sama dengan jarak dari satu tuts (entah hitam atau putih) ke tuts disebelahnya.

Scale yang lazim kita dengar dalam musik populer sehari-hari adalah diatonic scale yang terdiri dari 12 nada yaitu:

C
C# (atau Db)
D
D# (atau Eb)
E
F
F# (atau Gb)
G
G# (atau Ab)
A
A# (atau Bb)
B

Diatonic scale dibagi dua yaitu scale mayor dan scale minor. Pada dasarnya mayor dan minor menggambarkan mood atau nuansa yang dihadirkan dari scale tersebut. Scale mayor bernuansa gembira atau ceria, sedangkan scale minor menghadirkan suasana sedih atau suram.

Beberapa lagu yang disusun dari scale mayor (dan tentunya bernuansa cenderung ceria) adalah lagu-lagu boy band seperti Backstreet Boys dan Westlife; serta kebanyakan lagu-lagu Bon Jovi (“These Days”, “Never Say Goodbye”, “Bed of Roses”, “Always”).

Sedangkan lagu-lagu bernuansa minor biasa dimainkan Yngwie Malmsteen (“Black Star”, “Far Beyond the Sun”, “Demon Driver”); Led Zeppelin (“Stairway to Heaven”, “Kashmir”), Gary Moore (“Still Got the Blues”), Metallica (“Master of Puppets”, “One”, “Enter Sandman”), dan tentunya Black Sabbath (“Iron Man”, “Paranoid”, “War Pigs”).

Selain oleh nuansa, kedua scale ini juga dibedakan oleh interval dari not-not yang membentuk scale yang bersangkutan. Dalam satuan step, interval scale mayor adalah:

1 – 1 – 1/2 – 1 – 1 – 1 – 1/2

Sedangkan interval scale minor adalah:

1 – 1/2 – 1 – 1 – 1/2 – 1- 1

Atas dasar pemahaman tersebut dapat disusun berbagai macam scale mayor maupun minor, misalnya C mayor (C D E F G A B C) atau A minor (A B C D E F G A). Mulailah dengan memainkan nada C di senar 5 di fret 3. Dengan mengikuti interval diatas, lanjutkan ke fret-fret yang lebih tinggi (fret 5, fret 7, dan seterusnya) untuk memainkan nada-nada selanjutnya.

source: http://www.guitarforum.biz

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: